Monday, 19 November 2012

TESTIMONIPRODUK CNI

Testimony
CNI Sun Chlorella Meningkatkan Derajat Kesehatan Saya Print E-mail
Saya sudah terbelit masalah kesehatan sejak masih lajang. Bahkan saya sering dijuluki “apotek berjalan” oleh teman-teman di kantor melihat saya yang tiap hari harus minum obat dari dokter untuk mengatasi masalah kesehatan mengalami penyempitan pembuluh darah jantung sudah hingga 50%. Selain itu saya juga masalah gula yang tidak pernah di bawah 400.Tekanan darah tidak pernah di bawah 180. Dua minggu sekali harus ke dokter, tentu diperlukan biaya berobat yang tak sedikit. Satu obat bisa mencapai 250 ribu per butir.
Semua masalah kesehatan itu diketahui ketika saya harus menjalani operasi pengangkatan kista. Kondisi fisik memang saya rasakan menurun drastis. Untuk menelepon saja, saya merasa ngos-ngosan. Inilah akibat dari pola hidup yang tidak sehat yang saya jalani sejak muda. Saya suka sekali makan daging kambing, dan biasanya tanpa makan nasi. Buah yang saya sukai pun duren. Saya juga seorang perokok. Dalam semalam saya bisa menghabiskan 2 bungkus rokok kretek.
Tak ada jalan lain, selain mengikuti nasihat dari dokter. Saya juga berniat mencoba suplemen yang bisa mendukung pengobatan. Saya pun harus menjalani pola makan yang diatur sedemikian ketat. Ada teman yang juga mitra CNI merasa prihatin melihat kondisi saya menganjurkan untuk mencoba Sun Chlorella A. Saya pun mencobanya, dengan dosis 10 tablet, 3x sehari, yang saya konsumsi berdamnpingan dengan obat-obat dari dokter. Dalam waktu sebulan, saya sudah merasakan perbaikan.
Melihat kondisi saya membaik, kakak saya bergabung juga dengan CNI karena membutuhkan produk CNI untuk membantu mengatasi masalah kesehatannya. Selain terus mengonsumsi Sun Chlorella, belakangan saya coba Ester-C Plus dan Omega-3 + Ester E dengan dosis 1 tablet sehari.
Saat ini kesehatan saya semakin membaik. Sejak memadukan konsumsi Sun Chlorella dengan teknik meditasi, saya hentikan minum obat-obatan dari dokter. Jadwal ke dokter kini hanya perlu 3 bulan sekali untuk control.

(Dra. Dwiastuti)
 
Kisah Nyata Penderita Jantung Koroner Print E-mail
Jauh sebelum mengenal produk-produk dari CNI saya adalah seorang penderita jantung koroner dengan 6 penyumbatan di pembuluh jantung yang kondisinya sudah mencapai 95%. Itu terjadi pada tahun 1997 s.d. 1998. Dalam kurun waktu setahun itu, saya menjalani rawat inap di 14 RS di Jakarta, hingga akhirnya saya harus menjalani operasi jantung di RS Harapan Kita Jakarta pada bulan Mei 1998.

Tetapi, bukannya kesehatan saya membaik, setelah operasi kondisi saya justru semakin menurun, walaupun setiap hari mengonsumsi obat dari dokter. Rambut saya rontok, saya juga mengalami masalah kesehatan lain, seperti mag, tekanan darah tidak stabil, lever, hingga wasir. Saya pun kembali harus menjalani rawat inap di RS, masuk ruang ICU untuk beberapa hari bahkan kadang harus sampai lebih dari satu minggu, dan menyita biaya yang cukup besar.

Bulan Oktober 2002, datang adik kandung istri, Ibu Kantiwati, yang menganjurkan mencoba produk-produk makanan kesehatan dari CNI Organik, Wakasa Gold, Sun Chlorella, Ester-C Plus, Narish, dan DMG. Istri dengan kesabaran tinggi memberikan suplemen kesehatan secara rutin, bagaikan layaknya seorang perawat, sembari memberi meyakinkan kepada saya tentang khasiat produk-produk CNI tersebut. Saya mulai yakin, setelah selang beberapa bulan, banyak perubahan pada kesehatan saya.

Sampai saat ini saya masih mengonsumsi makanan kesehatan tersebut, dengan tambahannya Ericoma dan Libilon yang menjadikan kesehatan saya semakin prima. Alhamdulillah, saya pun sudah tidak lagi menjadi langganan dokter atau RS. Di usia yang sudah mencapai 60 tahun, saya masih diberikan kekuatan, bahkan kini sudah berani mengendarai mobil sampai jauh ke luar kota Ciamis-Pangandaran-Semarang.

(Cherry Lumban Tobing, Jakarta)
 
DBD Masih Mengancam Kita Print E-mail
Kesaksian ini saya tulis dengan harapan bisa membantu proses penyembuhan para penderita demam berdarah. Penyakit yang telah merenggut nyawa anggota masyarakat itu menyerang ayah saya, Kiki Mihardja. Kami sekeluarga bersyukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa ternyata proses penyembuhan ayah saya bisa berlangsung lebih cepat dari pasien lainnya. Berikut ini kronologis peningkatan trombosit ayah saya berkat mengonsumsi produk makanan kesehatan CNI, Wakasa Gold.
Tanggal 14 Februari 2006
Karena sakit dengan kondisi lemas, ayah saya disarankan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Sore harinya, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan angka trombositnya 21.000. Dokter menyarankan ayah saya harus rawat inap di rumah sakit.

Pukul 18.00: ketika berada di rumah sakit, saya memberikan ayah saya 30 ml (1/2 sloki) Wakasa Gold.
Pukul 18.58: dilakukan pemeriksaan laboratorium. Rencananya, jika angka trombosit terus menurun, ayah saya harus masuk ruang Intensive Care Unit (ICU). Luar biasa, ayah saya tidak jadi masuk ruang ICU karena trombosit sudah meningkat menjadi 30.000.
Pukul 22.00: ayah saya minum 30 ml lagi.


Tanggal 15 Februari 2006
Pukul 01.30: dilakukan pemeriksaan darah lagi. Luar biasa, trombosit ayah saya naik menjadi 63.000.
Pukul 16.27: trombosit ayah saya sudah mencapai 82.000.


Tanggal 16 Februari 2006
Pukul 01.03: trombosit ayah saya menunjukkan angka 121.000.
Pagi harinya, dokter memperbolehkan pulang dari rumah sakit.


Kenyataan itu tentu membuat keluarga pasien sekamar yang sama-sama sakit demam berdarah heran. Dalam tempo 36 jam, dari tanggal 14 Februari pukul 6 sore – 16 Februari pagi, ayah saya sudah boleh pulang dari rumah sakit. Sementara anak yang sudah menjalani rawat inap 4 hari, trombositnya tidak kunjung meningkat. Sehingga sang ayah mau mengikut langkah saya, mencoba memberikan Wakasa Gold kepada anaknya yang sakit demam berdarah. Terbukti, setelah mengonsumsi Wakasa Gold, trombosit anaknya meningkat dari 16.000 naik menjadi 164.000, dalam tempo 2 hari.


(Jefta Agustinus, Jakarta)
 
Untuk Kesehatan Ibu dan Bayinya Print E-mail
Sejak awal kehamilannya, istri saya rutin mengonsumsi 1 tablet Ester-C Plus, 5-10 tablet Sun Chlorella, dan 1 sachet CNI Gold Soya setiap harinya. Daya tahan tubuhnya menjadi cukup baik dan nafsu makannya bertambah.
Jika kebanyakan ibu hamil mengalami lesu dan mual-mual berminggu-minggu, istri saya tidak mengalaminya. Hingga kandungan menginjak 9 bulan, istri saya tidak mengalami masalah dengan kondisi tubuhnya. Ini tentu sangat menggembirakan terlebih selain ibu rumah tangga, ia juga seorang karyawati yang aktif. Kegembiraan semakin bertambah ketika putri kami yang pertama Rafeyla Dita Firly lahir pada tanggal 1 Februari 2007 dalam kondisi sehat, montok dengan berat badan 3,5 kg, panjang 49 cm, dengan kulit yang bersih.
Pada saat persalinan rasa pusing yang biasa menimpa para ibu yang selesai bersalin sama sekali tidak ia rasakan. Pertumbuhan putri kami yang menginjak usia ke-3 bulan, sangat memuaskan. Saya yakin betul produk-produk CNI selain kaya akan manfaat juga baik untuk menunjang kesehatan ibu dan anak, dan tidak ada efek sampingnya. Produk Ester-C Plus, CNI Sun Chlorella, dan CNI Gold Soya memberikan asupan gizi yang cukup ke dalam ASI untuk anak kami.
Sampai sekarang saya dan keluarga masih setia mengonsumsi produk-produk CNI. Terima kasih CNI, kualitas dan khasiat produkmu memang luar-luar biasa.

(Hadi Hutoro/Uut Utia, Jakarta Utara)
 
Optimis Dengan Tulang yang Kuat Print E-mail
Awalnya saya merasa yakin dengan kesehatan tulang saya. Di usia 37 tahun, tidak mungkin saya terserang osteoporosis. Apalagi saya tidak pernah merasakan keluhan apa pun pada tulang. Di benak saya, osteoporosis pastilah diderita oleh orang lanjut usia (di atas 40 tahun). Setelah mengikuti seminar kesehatan tentang Osteoporosis dan Marine Organic Calcium (MOC), saya pun tersadar.
Osteoporosis ternyata dapat menyerang segala usia dan tiada gejala apa pun di awalnya sehingga disebut juga the silence disease. Saya menjadi buktinya! Ketika pemeriksaan kepadatan tulang dengan bone densitometer, ternyata skor kepadatan tulang saya –2,4.
Itu berarti saya sudah terkena osteopenia (gejala awal osteoporosis). Mengetahui keadaan tersebut, saya mengonsumsi CNI Sun Chlorella 3x2, Ester-C Plus 2x2, dan MOC 2x2 tablet/ hari secara rutin. Luar biasa! Pada pemeriksaan berikutnya kondisi kepadatan tulang saya menunjukkan peningkatan.
Sebulan setelah pemeriksaan pertama, skor kepadatan tulang saya –1,8 dan sebulan kemudian skornya –1,1. Kini saya lebih optimis akan melewati hidup dengan tulang yang kuat.

(Septina Dwiputranti F., Blitar)
 
Meningkatkan Trombosit Print E-mail
Inilah salah satu pengalaman dan kesaksian saya yang sangat luar biasa. Pada hari Senin malam, tanggal 6 Juni 2006, anak saya mengalami demam, panas dingin yang sangat tinggi dan mengeluarkan darah dari hidung (mimisan), bahkan sampai muntah darah. Akhirnya saya dan istri membawanya ke rumah sakit Ananda Bekasi. Masuk di UGD, anak saya diambil sample darah untuk dicek di laboratorium. Pada saat itu, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan trombosit darahnya hanya 41 ribu dan anak saya dinyatakan positif terserang penyakit demam berdarah oleh dokter.

Dengan pemahaman saya sebagai seorang mitra usaha CNI, pada tanggal 7 Juni 2006 sore, saya memberikan Wakasa New Gold 2x15 ml, BioPlus 1x1 sachet, Ester-C Plus 3x1 tablet kepada anak saya. Saat dicek, trombositnya meningkat menjadi 62 ribu. Keesokan harinya, tanggal 8 Juni 2006, saya memberikan lagi Wakasa New Gold 3x30 ml, BioPlus 1x1 tablet, Ester-C Plus 3x1 tablet. Ketika diadakan pengecekan lagi pada siang harinya, trombositnya mengalami kenaikan yang sangat luar biasa menjadi 120 ribu. Melihat kenyataan ini, dokter pun mengizinkan anak saya pulang. Terima kasih CNI produkmu sungguh luar biasa, betul-betul membantu proses penyembuhan penyakit.

(Agung Wirayadi, Jakarta Timur)

 
Phyto Lite Membantu Meningkatkan Derajat Kecerdasan Anak Kami Relatif Cepat Print E-mail
Anak kedua kami, Kenneth Ray Vici (Ken), lahir pada 26 Oktober 2001. Tahun 2006, kami memasukkan Ken langsung ke TK B. Seharusnya, Ken harus 2 tahun di TK itu . Namun, setelah perpisahan TK Juni 2007 lalu, kami langsung daftarkan Ken ke Sekolah Dasar .

Saat awal masuk sekolah SD, Ken sering menangis karena selalu ketinggalan dalam Membaca Cepat & Menulis Cepat. Nilai ulangannya pun banyak yang 5. kemungkingan ini efek terlalu dininya Ken masuk SD
Akhirnya kami putuskan untuk ”minta bantuan” Phyto Lite guna mendukung perkembangan mentalnya, dengan biaya lebih terjangkau.

Kami berikan Phyto Lite secara rutin mulai awal Agustus 2007, untuk Kenneth & Samuel, abangnya (10 tahun). Setelah 2 minggu minum Phyto Lite, Ken sudah tidak mengeluh & menangis di sekolah. Bahkan hasil tes MID SEMESTER tanggal 17-21 Sept 2007 yang lalu, semua nilainya 8-10 ! Luarbiasa! Phyto Lite menunjukkan keunggulannya! Kami terus memberikan Phyto Lite kepada Kenneth & Samuel untuk membantu pertumbuhan fisiknya.
Terima kasih CNI, yang telah menyediakan produk Nutrisi yang sangat berkualitas & tidak ada bandingnya! Semoga cerita anak kami ini bisa bermanfaat dan menginspirasi banyak orang untuk mengoptimalkan perkembangan buah hatinya.
(Stevie Lengkong, Jakarta)

No comments:

Post a Comment